Home » » KEHAMILAN EKTOPIK

KEHAMILAN EKTOPIK

👉👉 Kehamilan Ektopik 👈👈


Kehamilan ektopik adalah kondisi yang terjadi saat sel telur yang dibuahi tidak berpindah ke rahim, namun menempel dan bertumbuh di tuba fallopi. Kehamilan ektopik juga sering disebut sebagai hamil di luar kandungan.
Kehamilan ektopik terjadi ketika telur yang dibuahi tidak menempel dan tumbuh dalam rahim seperti umumnya, tetapi menempel dan tumbuh di tempat lain, biasanya tuba falopi. 
Tuba falopi adalah saluran kecil yang dilewati sel telur yang dibuahi untuk menuju rahim. Jika kehamilan berlanjut, embrio akan berkembang dan menjadi terlalu besar dalam tuba falopi sehingga menyebabkan tuba falopi pecah. Kehamilan ektopik tidak dapat dilanjutkan dan harus dikeluarkan untuk menyelamatkan nyawa perempuan. 
Perawatan oleh ginekolog diperlukan untuk memastikan kesehatan perempuan. Jika tidak diobati, risiko yang dihadapi adalah pendarahan berat internal disebabkan oleh pecahnya tuba falopi.
Saat wanita hamil, proses pembuahan sel telur seharusnya terjadi di tuba fallopi yang kemudian berpindah ke rahim, di mana sel telur yang sudah dibuahi akan menempel pada dinding rahim dan menjadi janin. Namun, pada kehamilan ektopik, sel telur yang sudah dibuahi tidak pindah menuju rahim.
Kehamilan ektopik merupakan kondisi yang membahayakan nyawa dan sering terjadi pada beberapa minggu pertama kehamilan. Umumnya, tidak mudah untuk mempertahankan bayi pada kehamilan ektopik.
Ciri dan gejala kehamilan ektopik
  • Sakit pada perut bagian bawah yang biasanya terjadi di 1 sisi.
  • Nyeri pada tulang panggul.
  • Perdarahan ringan dari vagina.
  • Pusing atau lemas.
  • Mual dan muntah yang disertai rasa nyeri.
  • Nyeri pada bahu.
  • Rasa sakit atau tekanan pada rektum saat buang air besar.
  • Jika tuba falopi sobek, akan terjadi perdarahan hebat yang mungkin memicu hilangnya kesadaran. 
Penyebab kehamilan ektopik :
  • Infeksi atau pembengkakan di tuba falopi sehingga menghambat jalan embrio ke rahim, membuat embrio harus menempel di tuba falopi.
  • Jaringan luka pada tuba falopi karena operasi atau pernah mengalami infeksi, sehingga menghalangi jalan embrio menuju rahim.
  • Operasi di area pelvis atau tuba falopi yang membuat area tersebut lengket sehingga embrio menempel.
  • Pernah mengalami kehamilan di luar rahim sebelumnya.
  • Penggunaan obat kesuburan.
  • Perawatan kesuburan
  • Hamil saat sedang menggunakan KB IUD.
  • Kebiasaan merokok.
  • Hamil di usia 35-40 tahun.
Pengobatan kehamilan Ektopik : 
  • Pemantauan medis. Bunda akan dipantau secara hati-hati, dan akan dilakukan tindakan medis lebih lanjut jika embrio tidak luruh dengan sendirinya.
  • Obat-obatan. Bunda akan disuntik obat keras yang disebuat methotrexate. Obat ini digunakan untuk menghentikan proses kehamilan.
  • OperasiLaparoscopy dilakukan untuk mengangkat embrio dari sel telur yang telah dibuahi serta tuba falopi yang telah terinfeksi.

“Temukan solusi pengobatan program kehamilan
secara herbal alami yang aman tanpa efek samping”
Kami siap membantu untuk mengatasi masalah program kehamilan, dan melayani konsultasi selama terapi herbal bio entropy energy bersama Program Hamil Holistic.

KONSULTASI LEBIH LANJUT VIA
BUNDA NETY
WHATSAPP/SMS/CALL : 0822-1772-3313

💢 Hamil di Atas Usia 35 Tahun 💢 Terkadang kita tidak tahu kapan datangnya kehamilan. Bisa saja kehadiran si Kecil justru saat s...